Friday, 27 March 2015

MAKALAH PERKEMBANGAN TEKHNOLOGI


BAB I
PENDAHULUAN



1.1              Latar Belakang Masalah
Di zaman modern ini, perkembangan teknologi berkembang dengan pesat. Mobilitas manusia yang tinggi yang menyebabkan pesatnya perkembangan teknologi. Saat ini dikalangan remaja sedang ramai-ramainya pengaruh selfie. Di Indonesia, khususnya dikalangan remaja, selfie merupakan hal yang tidak boleh ketinggalan. Mengambil gambar diri sendiri, maupun bersama banyak orang yang menjadi ciri khas foto selfie. Demam selfie seakan mengubah kegemaran remaja saat ini yang cenderung tampil sangat percaya diri dihadapan kamera.

Hal inilah yang menarik perhatian kami untuk meneliti tentang seberapa banyakah pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII yang gemar melakukan foto Selfie. Selain itu, kami juga akan mencari tahu , tingkat populasi siswa yang melakukan foto selfie yang dilakukan secara berlebihan.

1.2              Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut dapat diidenfitikasikan beberapa masalah sebagai berikut :
1.      Seberapa besarkah populasi siswa yang gemar melakukan foto selfie pada pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII” ?
2.      Sejauh apakah pengetahuan siswa tentang foto selfie?
3.      Seberapa banyakah siswa yang gemar melakukan foto selfie?
1.3              Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, masalah yang akan kami bahas kami batasi pada poin nomor pertama yakni, “Seberapa besarkah populasi foto selfie pada pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII” ?
1.4              Rumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah tersebut dapat dirumuskan masalah yang akan dibahas yakni, “populasi siswa yang gemar melakukan foto selfie pada pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII” ?
1.5              Tujuan Penelitian
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah:
1.      Untuk mengetahui seberapa besarkah populasi siswa yang gemar melakukan foto selfie pada pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII” ?
2.      Untuk mengetahui pengetahuan siswa-siswi  tentang foto selfie.
1.6              Kegunaan Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai:
1.      Pengetahuan bagi peajar seberapa besarkah populasi foto selfie.
2.      Masukan tentang cara menyikapi pengaruh foto selfie.
1.7              Ruang Lingkup Penelitian
1.      Pelajar sebagai objek penelitian pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII.
2.      Populasi pelajar  MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII tentang foto selfie sebagai subjek penelitian.
















BAB II
LANDASAN TEORI

2.1.           Pengertian Populasi
     Sekelompok orang, benda, atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel; suatu kumpulan yang memenuhi syarat tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian (http://kbbi.web.id/populasi)      
Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang berada pada wilayah tertentu dan pada waktu yang tertentupula. (http://id.wikipedia.org/wiki/Populasi_%28disambiguasi%29)
     Dari pengertian di atas , kami menyimpulkan bahwa populasi adalah jumlah penghuni, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya pada suatu satuan ruang tertentu.
2.2.           Pengertian Selfie
     Foto selfie adalah jenis foto potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera digital atau telepon kamera. Foto narsisis sering dikaitkan dengan narsisisme, terutama dalam jejaring sosial. Di industri hiburan Korea, istilah yang digunakan adalah selca (singkatan untuk self camera). Pose yang digunakan umumnya bersifat kasual, dan diambil dengan menggunakan kamera yang diarahkan ke diri sendiri, atau bisa juga melalui cermin. Objek foto ini biasanya hanya si fotografer atau beberapa orang yang bisa dijangkau oleh fokus kamera. Foto narsisis yang melibatkan beberapa orang disebut dengan "foto narsisis kelompok".
Pada tahun 2013, kata selfie secara resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary versi daring dan bulan November 2013, Oxford Dictionary menobatkan kata ini sebagai Word of the Year tahun 2013, menyatakan bahwa kata ini berasal dari Australia. (Wikipedia Bahasa Indonesia, Ensiklopedia Bebas)
     Selfie secara harafiah seringkali diartikan sebagai aktivitas memotret diri sendiri atau narsisme. jika ditelusuri lebih dalam pengertian ‘Selfie’ menurut referensi pustakawan Britania adalah “sebuah pengambilan foto diri sendiri melalui smartphone atau webcam yang kemudian diungguh ke situs web media sosial.” (http://www.definisikata.com/selfie.html).
Selfie adalah salah satu revolusi bagaimana seorang manusia ingin diakui oleh orang lain dengan memajang atau sengaja memamerkan foto tersebut ke jejaring sosial atau media lainnya,". ( Dr Mariann Hardey, seorang pengajar di Durham University)
Selfie suatu kegiatan pengambilan gambar diri sendiri, baik itu melalui smartphone, webcam atau alat potret lainnya yang biasanya di tampilkan pada media sosial.

2.3. Jenis-jenis Foto Selfie
Berikut ini adalah beberapa jenis foto selfie yang paling sering dilakukan oleh orang di akun jejaring sosial milik mereka:
·         Depan cermin.
Pose di depan cermin memang memberi keuntungan tersendiri sebab pelaku selfie dapat mengamati postur tubuh dan angel mana yang pas dan terbaik untuk dipotret. Tak hanya cermin di rumah sendiri, cermin besar di toilet umum juga banyak jadi sasaran selfie
.
·         Latar belakang.
 Pilihan latar belakang juga memicu pelaku selfie untuk berlomba mengambil gambar selfie mereka. Misalnya pada sebuah lokasi wisata, momen acara tertentu, atau yang sedang tren kini adalah lokasi seram dan berbahaya, atau diketinggian.
·         Posisi tubuh yang sempurna.
Ini juga salah satu jenis selfie yang sering dilakukan. Mereka yang merasa memiliki bentuk otot bagus, perut six pack, atau pada wanita biasanya pamer payudara dan bokong. Untuk yang gemar melakukannya, sebaiknya berhati-hati sebab foto Anda bisa saja dimanfaatkan untuk kejahatan atau keisengan orang lain.
·         Duck face.
 Ekspresi memonyongkan bibir atau lebih dikenal sebagai duck face ini banyak dilakukan oleh remaja. Tujuannya agar foto terkesan imut dan menggemaskan. Namun sebuah penelitian menyatakan bahwa pelaku duck face ternyata mempunyai gangguan psikologis tertentu.
·         Permainan cahaya.
 Permainan cahaya dalam foto selfie akan menimbulkan efek tertentu pada foto. Ini juga kerap dilakukan sebab dapat membuat hasil foto lebih bagus dan artistik. (http://www.iberita.com/22711/ini-jenis-foto-selfie-yang-paling-sering-dilakukan-orang)

2.4.           Solusi untuk mendapatkan foto selfie yang sedang populer
     Semakin bagus foto selfie, maka akan semakin banyak pula  mendapatkan pujian dari teman-teman. Berikut ini beberapa tips dan trik yang dapat dicoba untuk mendapatkan foto selfie yang sempurna
1. Bukalah pelindung ponsel
Jika ingin meningkatkan kualitas gambar, cobalah untuk membuka pelindung ponsel. Memang benar ada lubang kecil khusus untuk lensa kamera, tapi kenyataannya terkadang penutup lensa kamera hanya akan membuat gambar menjadi kabur. Jadi lain kali cobalah untuk membuka penutup ponsel sebelum mengambil gambar selfie.
2. Bermainlah dengan filter
Jika terlalu sadar akan penampilan cobalah untuk bermain-main dengan filter. Gunakan filter yang tersedia pada kamera ponsel untuk membuat wajah terlihat lebih bersih. Kita juga bisa memilih filter untuk memberi kesan vintage atau cuaca yang lebih hangat.
3. Hindari cermin
Tujuan kita mengambil foto selfie adalah mengeksplorasi kecantikan yang kita punya bukannya untuk menunjukkan ponsel Anda. Jadi, hindarilah mengambil foto selfie di depan cermin. Apalagi jika kita menggunakan bantuan flash, maka kita hanya akan mendapatkan bola lampu raksasa yang sangat mengganggu penampilan kita.
4. Cobalah berpose lucu
Keuntungan terbesar dari foto selfie adalah kita mengambil gambar sendiri. Cobalah untuk membuat ekspresi wajah lucu, karena foto-foto konyol bisa menjadi menyenangkan ketimbang kita melakukan pose tersenyum yang biasa dilakukan.
5. Fokus pada pencahayaan
Pencahayaan yang bagus merupakan suatu keharusan agar mendapatkan foto selfie yang sempurna. Jadi, pastikan kita mengambil tempat yang cukup terang sebelum mengambil gambar.
6. Perhatikan latar belakang
Inilah yang seringkali diabaikan oleh sebagian besar orang. Latar belakang yang kotor seperti tumpukan pakaian, kamar yang berantakan atau toilet yang terbuka hanya akan memperburuk foto selfie kita. Jadi pastikan latar belakang tampak bagus sebelum mengambil gambar.


























BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian
     Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yakni memaparkan dengan jelas hal-hal pada foto selfie yang dapat mempengaruhi gaya hidup pelajar.
3.2            Populasi dan Sampel
     3.2.1    Populasi
                 Populasi siswa yang dijadikan objek penelitian adalah pelajar MA NU IBTIDAUL FALAH Kelas XII yang terbagi dalam lima kelas .
3.3            Teknik Pengumpulan Data
     Data penelitian diperoleh dengan cara membagikan lembar quesioner atau angket kepada setiap sampel. Lembar quesioner tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan seputar foto selfie.

No comments:

Post a Comment